Kabupaten Bima merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang berada di bagian timur Pulau Sumbawa. Wilayah ini berbatasan dengan Kabupaten Dompu di sebelah barat, Selat Sape di sebelah timur, Laut Flores di sebelah utara, dan Samudera Indonesia di sebelah selatan. Posisi geografis tersebut menjadikan Kabupaten Bima sebagai wilayah strategis yang menghubungkan kawasan timur Pulau Sumbawa serta menjadi salah satu daerah prioritas pembangunan nasional.
Kabupaten Bima merupakan salah satu sentra produksi jagung, padi, bawang merah, kedelai, kopi, kemiri, serta berbagai komoditas perkebunan.
Potensi peternakan sapi, ayam pedaging, ayam petelur serta kawasan peternakan nasional menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah.
Memiliki potensi perikanan tangkap, budidaya rumput laut, garam rakyat, dan akuakultur udang.
Pantai, pegunungan, wisata budaya, serta kawasan pesisir menjadi daya tarik pariwisata Kabupaten Bima.
Kabupaten Bima memiliki posisi yang strategis karena berada pada jalur penghubung Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Selain sebagai pusat pertumbuhan sektor pertanian, peternakan dan perikanan, Kabupaten Bima juga menjadi salah satu kawasan prioritas pembangunan nasional untuk mendukung ketahanan pangan, ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan.
Masyarakat Kabupaten Bima memiliki budaya gotong royong, semangat kebersamaan, adat istiadat yang masih terpelihara, serta kekayaan seni dan budaya yang menjadi identitas daerah. Nilai-nilai tersebut menjadi modal sosial dalam mewujudkan pembangunan yang harmonis, maju, dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Bima berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat ekonomi daerah berbasis potensi lokal, serta membangun infrastruktur yang berkelanjutan.
Selengkapnya tentang Visi & Misi ?