Responsive image

Sumber Daya Manusia

Selasa, 16 September 2014 admin Cetak

Potensi Sumber  Daya Manusia

1. Kependudukan

    a. Jumlah dan Kepadatan Penduduk

         Berdasarkan Sensus Penduduk 2011, penduduk Kabupaten Bima  sebanyak 443.663 jiwa yang terdiri dari 220.981 jiwa (49,81 persen) laki-laki dan 222.682 jiwa (50,19 persen) perempuan dengan kata lain sex ratio mencapai 99,23% dan kepadatan penduduk sebanyak 101 jiwa/km². Ketidakmerataan persebaran penduduk di Kabupaten Bima dapat dilihat dari jumlah penduduk yang menepati suatu wilayah. Berdasarkan persebaran per kecamatan, Kecamatan Bolo merupakan kecamatan dengan penduduk terpadat 668 jiwa per kilometer persegi. Sedangkan Kecamatan Tambora dengan kondisi wilayah yang luas dan penduduk relative sedikit, kepadatannya hanya 11 jiwa per kilometer persegi. Secara umum konsentrasi penduduk relatife tinggi pada kecamatan-kecamatan yang berada di perlintasan jalan nasional. dengan laju pertumbuhan penduduk 1,24% pertahun perkecamatan.

      b.   Struktur Umur Penduduk

             Berdasarkan umur, dari jumlah penduduk sebesar 443.663 jiwa tersebut, penduduk beumur 15 tahun keatas menurut kegiatan utama terdiri dari angkatan kerja sebesar 66,67% sementara yang bukan angkatan kerja sebesar 33,33%. Dari jumlah yang masuk dalam kategori bukan angkatan kerja tersebut dalam hal ini usia sekolah sebesar 28,32%.  Hal ini menunjukkan bahwa jumlah penduduk usia sekolah terutama pendidikan dasar relatif tinggi sehingga memerlukan penanganan yang lebih baik terutama terhadap penyediaan sarana dan prasarana pendidikan dasar seperti ruang belajar dan penyesuaian ratio antara jumlah guru dengan siswa.

        c.   Tingkat Pendidikan Penduduk

             Salah satu cara meningkatkan mutu SDM guna mencapai tujuan pembangunan adalah dengan memperhatikan bidang pendidikan. Pendidikan sangat mutlak untuk menjadi prioritas utama dalam pembangunan. Sampai dengan tahun 2011, terdapat 921 sekolah, baik sawasta maupun negeri dari tingkat TK sampai dengan SMU sederajat (Termasuk SMK) terdiri dari TK 275 sekolah, SD 452 sekolah, SLTP 117 sekolah, SMU 61 sekolah, dan SMK sebanyak 16 sekolah. Jumlah Penduduk Kabupaten Bima usia 7 tahun ke atas yang memperoleh pendidikan SD sebanyak 65.651 orang, pendidikan SMP 26642 orang, pendidikan SMU sebanyak 16.636 orang. dan pendidikan SMK  sebanyak 3.736 orang.

2     Tenaga Kerja

           Kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Bima dapat dilihat dari hasil Survey Sosisl Ekonomi Nasional (SAKERNAS) 2011 yang dilakukan BPS, konsentasi angkatan kerja yang bekerja terdapat pada sektor pertanian sebesar 60,18 persen, sedangkan sektor yang paling sedikit menampung tenaga kerja adalah sektor Lembaga Keuangan, Real Estate, Usaha Persewaan dan Jasa Perusahaan sebesar 0,11 persen. Berdasarkan Data Badan pusat Statistik Kabupaten Bima, jumlah penduduk pencari kerja berdasarkan tingkat pendidikan mulai dari tingkat SD sebanyak 885 orang, SMP 684 orang, SMTA dan lainnya 1.075 orang dan Perguruan Tinggi sebanyak  6.871 orang.

            Data jumlah penduduk usia kerja yang cukup tinggi tersebut menunjukkan bahwa penduduk usia kerja yang potensial untuk bekerja cukup tinggi. Kondisi angkatan kerja selain dilihat berdasarkan kuantitasnya, dapat juga dilihat berdasarkan kualitasnya. Kualitas angkatan kerja antara lain dapat dilihat melalui tingkat pendidikan yang ditamatkannya. 

          Investasi atau tambahan modal usaha merupakan kunci untuk meningkatkan hasil produksi dan menyerap tambahan tenaga kerja. Tanpa adanya investasi mustahil tambahan tenaga kerja dapat dilakukan dan produksi dapat ditingkatkan. Peningkatan kapasitas produksi akan mempengaruhi penyerapan terhadap tenaga kerja dan secara umum dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun disayangkan Kab. Bima belum memiliki pabrik  yang menampung tenaga kerja skala besar. Industri  yang  berkembang di Kabupaten Bima mengalami perkembangan yang relatif terlambat  dan umumnya masih berskala kecil dan menengah dengan penyerapan tenaga kerja  rata-rata di bawah 100 orang.