Pelayanan Dasar Warga Tuntas Jadi Modal Desa Waduwani Ikuti Lomba Desa

Pelayanan Dasar Warga Tuntas Jadi Modal Desa Waduwani Ikuti Lomba Desa


Kominfo | 03 Mei 2019 | Dibaca 354 kali | Bupati Wakil Bupati Diskominfostik


WARTA KOMINFO. Putaran terakhir dari rangkaian kegiatan penilaian lomba desa, tim penilai Lomba Desa Tingkat Kabupaten Bima melaksanakan penilaian dan evaluasi di Desa Waduwani Kecamatan Woha,  Jum'at (3/5), setelah sebelumnya menyambangi Desa Mbawa Kecamatan Donggo.

Tim yang dipimpin Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) Kabupaten Bima, juga selaku wakil ketua tim, Ibrahim, SH.,MM disambut meriah oleh warga setempat bersama Kepala Desa Waduwani, Ramli Junaid dan Camat Woha, Irfan DJ, SH.

BACA JUGA : Kades Mbawa ptimis Desanya Raih Hasil Maksimal 

Sebelum acara dimulai, Tim penilai disuguhi tarian daerah "wura bongi monca" yang dibawakan oleh Sanggar La Meci Desa Kalampa Pimpinan Ibu Suryati, S.Pd. dan Sanggar La Mada dari SMAN 2 Woha.

Abdul Haris, Kabid Perencanaan, Pelaporan dan Penatausahaan Pemerintah Desa Waduwani saat menyampaikan pemaparan mewakili Kepala Desa Waduwani menyampaikan beberapa hal pokok terkait potensi dan sumber daya Desa Waduwani.

Diuraikannya, beberapa potensi andalan Desa Waduwani adalah kerajinan tangan Gerabah yang tersebar pada hampir seluruh Desa Waduwani. Kerajinan Tangan Gerabah yang diproduksi oleh warga,  diantaranya tungku, tempayan dan wajan. Proeses pembuatan gerabah dilakukan secara tradisional (manual). “Kerajinan Gerabah adalah industri rumah tangga yang cukup potensial di Desa Waduwani, “ jelasnya.

"Pemerintah Desa, dalam upaya mendorong dan memajukan serta melestarikan kerajinan gerabah sebagai potensi desa (kearifan lokal) adalah dengan memberikan modal usaha dan bantuan alat,  "urai Abdul Haris.

Dijelaskan pula, Desa Waduwani dengan jumlah penduduk 1.322 jiwa memiliki luas wilayah mencapai 187,68 Ha dengan potensi utama bidang pertanian.

Bawang Merah adalah potensi utama di Bidang Pertanian. "Bawang Merah adalah potensi utama dalam bidang pertanian yang cukup besar bagi sebagian warga Desa Waduwani, "tutur Haris.

Terkait pelayanan kebutuhan dasar warga, seperti penyediaan jamban warga di wilayah Desa Waduwani sudah tidak ada lagi warga yang tidak memiliki jamban. Demikian dengann kebutuhan aliran listrik, hampir semua sudah terlayani dengan tuntas.

"Warga Desa Waduwani untuk kebutuhan dasar sudah tidak lagi ada persoalan, ketersediaan jamban dan kebutuhan aliran listrik sudah terlayani dengan tuntas. Seluruh warga sudah memiliki jamban dan warga sudah teraliri listrik, "jelasnya.  

Sosial kemasyarakatan, masyarakat Desa Waduwani adalah masyarakat yang menjunjung tinggi dan melestarikan budaya gotong royong dan kebersamaan. Kegiatan apapun yang dilaksanakan di desa, selalu dilakukan secara bergotong royong dan asas kebersamaan.

"Saat masa panen-pun, dilakukan secara gotong royong yang dilakukan secara bergantian, sehingga petani Desa Waduwani tidak lagi terbebani oleh biaya panen, "urai Haris.

Dijelaskan Haris, warga desa yang terdiri dari berbagai komponen terikat dalam satu kesatuan yang kokoh dalam ikatan kemasyarakatan dengan tujuan membangun kerja sama demi kemajuan dan membangun desa. "Komponen masyarakat, baik komponen pemuda, BPD, dan komponen desa lainnya terikat dalam satu ikatan sosial kemasyarakatan yang kuat dalam menciptakan berbagai kreatifitas dan inovasi dalam membangun desa, "tegasnya.

"Untuk itu jangan pernah ragu menunjuk Desa Waduwani mewakili Kabupaten Bima, "tutup Haris disambut sorakan warga.

Seperti pada kunjungan di desa sebelumnya, tim melaksankan penilaian secara langsung yang terbagi dalam beberapa bidang sesuai komponen dan indikator penilaian.

Tim diharapkan dapat bekerja secara objektif dan profesional. Seperti harapan Wakil Ketua Tim,  Ibrahim, SH saat memberikan sambutan dan arahan sebelum dilakukan penilaian.

Menurutnya, tim yang ditunjuk dan bertugas sesuai bidang masing-masing tidak diragukan lagi kemampuan, integritas dan dapat bekerja dengan baik secara objektif, proporsional dan mandiri.

"Tim yang bertugas sebagai penilai adalah orang orang yang memiliki kemampuan dan integritas yang tinggi, kami harap tim dapat bekerja secara objektif dan proporsional serta dapat menjaga nilai-nilai yang menjadi ketentuan,  "tegas Ibrahim menutup sambutannya.

[Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bima didukung oleh Tim Komunikasi Publik Diskominfostik]