Responsive image

Kampung KB Tingkat Kecamatan Dikukuhkan

Selasa, 6 Desember 2016 admin Berita Terkini Cetak
Kampung KB Tingkat Kecamatan Dikukuhkan
Dialog Integrasi Kampung Keluarga Berencana (KB) yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Kampung KB Tingkat Kecamatan serta Pengukuhan Kelompok Kerja Advokasi Kependudukan dan Keluarga Berencana Tingkat Kabupaten Bima berlangsung Jumat (2/12) di Paruga NaE Bolo.
            Acara ini dihadiri pula Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Dra. Hj. Ermalena MHS, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Nusa Tenggara  Barat Dr. Lalu Makripudin, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima H. Muhammad dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Drs. H. M. Taufik, HAK, M.Si.
          Pada kegiatan yang mengambil Tema Melalui Kampung KB, Bersama Membangun Negeri Ini, Bupati Bima yang diwakili Sekda Drs. H.M Taufik HAK, M.Sidalam sambutannya mengatakan, “pada bidang Keluarga Berencana, dukungan pemerintah melalui APBD mengalami peningkatan yang signifikan dari awalnya R. 1,2 miliar menjadi Rp. 5 miliar. Dukungan ini penting, karena pembangunan KB berkaitan langsung dengan kualitas dan kuantitas penduduk.
           Untuk menggerakkan rogram KB ini hingga di tingkat kecamatan, maka peran ketua Tim Penggerak PKK kecamatan diharapkan akan membantu program ini bergerak secara terpadu   karena sifatnya yang lintas sektoral”. Kata Sekda. 
          Wakil ketua komisi IX DPR RI Dra. Hj. Ermalena MHS dalam pemaparannya mengatakan bahwa meskiun Kabupaten Bima berhasil meraih beberapa prestasi membanggakan, namun apa yang diraih belum cukup dan masih banyak hal yang harus dibenahi termasuk angka jumlah penduduk yang cukup tinggi”. Ungkapnya.
         Menurut Ermalena, “Kampung KB merupakan miniatur lain dari pembangunan karena ada banyak sektor yang terlibat di dalamnya. Namun demikian, bila ini dibangun dengan hati maka ke depan akan mendapatkan kemajuan yang sangat berarti. Dengan demikin, akan orang yang belajar ke Kabupaten Bima untuk melihat dari dekat  contoh yang diterapkan.
           Ditambahkannya, saat ini terdapat 20 juta orang lanjut usia (Lansia) di Indonesia dan harus mendapatkan perawatan dari anak dan cucunya. Kampung KB harus menjaga kesehatan dan membuat para Lansia menjadi lebih produktif akan tidak menjadi beban bagi keluarga dan masyarakat”. Terangnya.
     .    Sementara itu, “Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB Dr. Lalu Makripudin dalam sambutannya mengatakan, “dalam pelayanan Keluarga Berencana, prestasi Kabupaten Bima cukup luar biasa di tingkat nasional diantaranya dengan capaian Juara I dalam  Bina keluarga Balita pada Kategori Kelompok dan Kategori Pembina.
          “Catatan lain yang membanggakan bagi kampung KB Kabupaten Bima adalah pada tahun 2016 sudah dicapai 17 kampung KB. Jumlah ini telah melampaui harapan Presiden yang ingin pada tahun 2017 semua daerah memiliki kampung KB.
          Lalu Makripudin menambahkan, “latar belakang kampung KB ini hadir karena Presiden ingin pembangunan lebih fokus. Maka dipilihlah satu kampung yang tertinggal, terbelakang, kumuh, yang memiliki angka putus sekolah cukup tinggi, dan yang memiliki peserta KB cukup rendah untuk kemudian diintervensi melalui sejumlah program yang terintegrasi sesuai potensi yang ada. Kalau semua kampung sejahtera, maka dengan sendirinya kabupaten juga akan ikut sejahtera. Oleh karena itu diharapkan agar dukungan yang diberikan terintegrasi dan terpadu oleh SKPD terkait”. Jelasnya.
             Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pengukuhan kelompok kerja Advokasi kependudukan dan keluarga berencana Kabupaten Bima yang dilantik berdasarkan SK nomor 188.45/927/006/2016 yang dipimpin Sekretaris Daerah selaku Ketua Umum dan beranggotakan 30 orang. (humas 01)